Perbandingan Opencart dan Prestashop

Bila berbicara tentang ecommerce system atau sistem toko online dalam dunia komunitas open source, saya cenderung fokus pada dua yaitu Prestashop dan OpenCart. Saya pun telah banyak mendengar perdebatan di forum-forum maupun social network tentang kemampuan dan perbandingan dua sistem ecommerce ini. Mungkin disini perkembangan ecommerce pun tidak terlalu significant, terlihat dari cara pembayaran online yang sudah ada untuk ecommerce sangat sedikit sekali yang menggunakan benar-benar metode online seperti paypal dan lain sebagainya, hanya transfer antar bank dan cod ( cash on delivery ) yang cukup banyak dipakai dikalangan pebisnis toko online di negeri ini.

Kembali kepada tentang dua system ecommerce yang cukup banyak dipakai yaitu Opencart dan Prestashop, saya akan mencoba sedikit menjelaskan pengetahuan saya tentang hal ini. Fitur Opencart vs Prestashop :

  • Management untuk konten : dalam hal ini saya lebih menyukai Opencart daripada Prestashop, terlihat daripada menu-menu didalam backend administratornya untuk mengatur kategori kategori dan konten, Opencart lebih mudah dipahami untuk mengelola isi konten dan mengaturnya termasuk informasi dan halaman halaman lain yang ingin anda buat.
  • SEO : untuk hal ini saya merujuk pada Prestashop yang lebih bagus daripada Opencart, terlebih sudah adanya fitur meta-title didalam default Prestashop yang mana "Judul" atau meta-title merupakan inti terpenting dalam SEO selain daripada Url, dan struktur lainnya untuk SEO saya kira ada kesamaan.
  • Mengelola tema : disini letak unggulnya Opencart atas Prestashop, banyak sekali tema di marketplace template yang saya temui untuk Opencart. Hal ini sudah menjadi bukti popularitasnya dikalangan Designer Template.
  • Kapasitas module / addon : dalam hal ini kedua-duanya cukup banyak untuk kategori module extension.

Nah dari sekian yang saya dapat, mungkin didalamnya terdapat fitur yang mungkin belum saya pahami. Terlepas dari itu semua secara keseluruhan Prestashop sedikit lebih baik daripada Opencart, namun saya terlalu menyukai Opencart daripada Prestashop. Dikarenakan mudah dan simple penggunaannya. Menurut saya, akan lebih cepat dan mudah mendevelopment situs ecommerce dengan menggunakan Opencart. Pastinya akan membuat hemat waktu anda. Anda tinggal fokus kampanye dan mempromosikan situs toko online anda.

Live in fast lane


Author: Mohamad Fahmi

Saya adalah seorang part-time blogger, co-founder DroidLime.com, saya besar dan tinggal di Jakarta. Menyukai hal-hal yang berkaitan dengan Web, Desain, Musik, Internet dan SEO.

Ikuti saya di Github.

Comments on “Perbandingan Opencart dan Prestashop”